Selasa, 02 Oktober 2012

TATA KERJA,PROSEDUR KERJA,DAN SISTEM KERJA

TATA KERJA,PROSEDUR KERJA,SISTEM KERJA

                                 TATA KERJA,PROSEDUR KERJA,DAN SISTEM KERJA

        Pengertian tata kerja adalah suatu cara untuk melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil guna atau bisa mencapai tingkat efisien yang maksimal.
Pengertian prosedur kerja adalah tahapan dalam tatakerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik dari mana asalnya dan mau menuju mana,kapan pekerjaan itu harus diselesaikan maupun alat apa yang akan digunakan agar pekerjaan tersebut dapat terselesaikan.
Pengertian dari sistem kerja adalah susunan dari tata kerja dan prosedur kerja yang menjadi satu,sehingga membentuk pola tertentu dalam menyelesaikan pekerjaan.

                                 ANALISIS JABATAN
        Analisis jabatan (job analysis) merupakan suatu proses penggambaran dan pencatatan informasi mengenai prilaku dan kegiatan pekerjaan. Agar praktek manejemen sumber daya manusia bias lebih efektif, pekerjaan harus dipahami dengan jelasbaik oleh perusahaan maupun pelakunya.
Analisis jabatan juga bermanfaat:
• Menyediakan informasi pekerjaan yang realistis bagi para pelamar kerja mengenai kewajiban, kondisi kerja, dan persyaratannya.
• Mengendifikasikan hubungan antara supervisor dan bawahannya.
• Memberikan bantun dalam menentukan kewajiban masing-masing karyawan dan tugas-tugas yang berkaitan.
• Menyediakan landasan informasi yang diperlukan dalam mengambil keputusan mengenai karyawan sesuai Undang-undang Hak Sipil tahun 1964 dan 1991 (Civil Rights Act of 1964 & 1991.
• Dapat membantu perusahaan dalam memenuhi Undang-undanguntuk Warga penyandang Cacat AS Tahun 1990 (Amerika with Disabilities Act of 1990).
• Menentukan arti penting dan wktu yang diperlukan seorang karyawan.
• Dipergunakan sebagai dasar pelatihan, perencanaan karir, dan pengembangan karir.
• Digunakan dalam penentuan nilai relative suatu pekerjaan,dan oleh karena itu bermanfaat untuk memelihara kewajaran upah baik secara eksternal maupun internal.
• Dapat berperan sebagai alat untuk memudahkan desain ulang dan perubahan pekerjaan.
• Dapat mempalancar perubahan organisasi dengan mengenali pengulangan yang tidak perlu selama berlangsungnya merger,akuisis, dan perampingan.
Uraian tugas berperan sebagai bagian dari kontrak tertulis yang mengatur hubungan kerja (employment relationship). Uraian tugas perlu mewakili gambaran yang lengkapdan akurat mengenai tugas-tugas kerja.
• Job title (nama atau sebutan pekerjaan) mendefinisikan suatu kelompok posisi yang dapat saling dipertukarkan (identik) sesuai tugas-tugas penting mereka.
• Departemen atau devisi menunjukan letak pekerjaan dalam perusahaan.
• Tanggal analisis pekerjaan menunjukan kapan urain tugas disiapkan dan apakah harus diperbaharui.
• Ringkasan tugas (job summary),merupakan abstraksi dari pekerjaan.
• Supervisi yang diterima dan diberikan mengindentifikasikan hubungan pelaporan.
• Pelaksanaan kerja mengindentifikasikan kewajiban dan menggaris bawahi tugas pokok yang membentuk suatu pekerjaan.
• Job context berhubungan dengan lingkungan yang melingkupi pekerjaan.
Uraian Pekerjaan (Job Description)
         Dalam prosesnya analisa jabatan akan menghasilkan sebuah uraian jabatan. Definisi dari suatu Uraian Jabatan adalah “ringkasan aktivitas-aktivitas yang terpenting dari suatu jabatan, termasuk didalamnya tugas dan tanggung jawabnya”. Dengan kata lain Uraian Jabatan menjelaskan mengenai apa yang harus dikerjakan, mengapa dikerjakan, dimana dikerjakan dan secara ringkas bagaimana mengerjakannya.
Penulisannya dapat dalam format yang disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing organisasi. Namun secara umum dapat dibagi dalam beberapa kelompok.
• Identifikasi.
Dalam bagian ini dituliskan natara lain: nama jabatan, departemen, divisi, nama pemegang jabatan, nama atasan pemegang jabatan dan hal-hal lain yang dianggap perlu.
•Ringkasan Umum.Disini dituliskan ringkasan dari aktivitas jabatan tersebut. Para Job Analyst sepakat untuk membatasi dengan sekita empat kalimat atau tiga puluh kata.

• Tugas dan Tanggung Jawab yang terpenting.Bagian ini menuliskan lebih detail mengenai pekerjaan tersebut tetapi ringkas. Disarankan untuk menuliskan hanya aktivitas-aktivitas yang menyita lima persen lebih watu bekerja.
•Disclaimer dan Approval Persetujuan pemegang jabatan dan atasannya perlu dicantumkan dengan menandatangani bagian ini. Disclaimer menjelaskan batasan-batasan yang biasanya diperlukan untuk kepentingan legal.

Spesifikasi Jabatan

          Pada dasarnya bagian ini menjelaskan kualitas ata spesifikasi apa yang diperlukan untuk mengerjakan jabatan ini. Ini dikenal dengan “KSA requirement” yang merupakan ringkasan dari:

• Knowledge, jika berkatian dengan aktivitas mental
• Skill, jika berkaitan dengan aktivitas phisik
• Abillities untuk hal yang berkenaan dengan bakat.

Sumber:
• http://aankhabiburrahman.wordpress.com/2010/06/03/definisi-analisis-jabatan/
• http://analisa-jabatan.blogspot.com/2008/06/uraian-pekerjaan-job-description.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar