Selasa, 02 Oktober 2012

e-commerce

E-COMMERCE ( PERDAGANGAN MELALUI JARINGAN ELEKTRONIK )


     Pendahuluan
Dalam tulisan yang saya buat ini saya akan membahas tentang perdagangan melalui jaringan elektronik (E-commerce). Perdagangan melalui jaringan elektronik (E-commerce)merupakan perdagangan atau perniagaan yang menggunakan media elektronik sebagai perantaranya dan tersambung dengan internet sebagai medianya.
     Pembahasan
1.                   1.   Perdagangan melalui jaringan elektronik

Perdagangan melalui jaringan elektronik sebagai penggunaan computer untuk
memudahkan semua operasi perusahaan. Keuangan berhubungan dengan pemegang saham dan pemilik serta pelanggan perusahaan. Sumber daya manusia memiliki perhatian khusus
pada masyarakat global dan serikat buruh. Jasa informasi berhubungan
dengan pemasok perangkat keras dan perangkat lunak. Manufaktur
berhubungan dengan pemasok perusahaan san serikat buruh. Pemasaran
terutam bertanggung jawab untuk berhubungan dengan pelanggan dan
pesaing perusahaan. Semua area itu berhubungan dengan pemerintah.
Transaksi bisnis yang menggunakan akses jaringan, sistem berbasis komputer, dan jaringan internet.
             a.  Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik :
-          Pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan
-          Hubungan antara pembeli dan pemasok tercipta dengan baik
-          Pengembalian atas investasi pemegang saham, dan pemilik yang meningkat
-          Perusahaan-perusahaan ikut serta dalam perdagangan melalui jaringan elektronik untuk mencapai perbaikan di seluruh organisasi.
-          Manfaat berkontribusi pada stabilitas keuangan perusahaan dan memungkinkannya untuk bersaing lebih baik dalam dunia bisnis yang semakin terikat untuk menggunakan teknologi computer.
             b. Kendala perdagangan melalui jaringan elekronik
                -    Biaya yang dikeluarkan sangat tinggi
                -    Masalah keamanan kurang terjamin
                -     Banyak perangkat lunak yang kurang memadai atau bahkan tidak tersedia
                -     Perusahaan – perusahaan yang telah memiliki system terutama menggunakannya 
                      Untuk transaksi antara pengguna dengan pemasok
  -        serta proses-proses utama yang berhubungan dengan pesanan pembelian,    transfer,serta faktur.
             c. Jalan menuju perdagangan melalui jalur elektronik
                • Mengumpulkan intelijen bisnis.
   • Membentuk suatu sistem antar-organisasi (IOS).Secara garis besar dapat digambarkan seperti ini Rencana bisnis strategis untuk    mewujudkan komitmen untuk menggunakan perdagangan melalui jaringan elektronik untuk mencapai keunggulan strategis. Perusahaan pertama-tama mengumpulkan intelijen bisnis sehingga dapat memahami peran potensial yang akan dimainkan tiap elemen
lingkungan. Saat perusahaan-perusahaan saling berinteraksi, langkah selanjutnya adalah membentuk suatu system antar organisasi (IOS) melalui pertukaran data elektronik (EDI) atau suatu ekstranet. Ekstranet adalah suatu jenis khusus system internet yang menggunakan browser halaman Web dan server web standar, seperti system internet
tradisional, tetapi sejumlah kecil entitas luar yang dipercaya diberikan akses ke data dan aplikasi sensitive milik perusahaan. IOS dicapai dengan mengikuti siklus hidup system atau melakukan rancang ulang proses bisnis (BPR). Hasilnya adlah system berorientasi jaringan yang menggunakan sambungan langsung, jaringan bernilai tambah,
internet, atau kombinasinya.
2.              2.   Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik
Strategi yang paling penting disebut adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan   dengan transmisi data elektronik. Strategi ini adalah system antar organisasi (IOS). Istilah lain adalah EDI yaitu pertukaran data elektronik. Pertukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai system antar organisasi. Pembagian informasi berbasis computer yang sensitive dengan perusahaan lain dengan menggunakan teknologi yang umumnya diasosiasikan dengan internet, ekstranet biasanya terlindung dibalik firewall. Firewall adalah perangkat lunak computer yang hanya mengijinkan akses oleh pemakai sah.

3.      3. System antar organisasi
IOS (system antar organisasi) adalah suatu kombinasi perusahaan-perusahaan
yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu system tunggal.Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis. IOS adalah produk dari usaha pengembangan dan promosi oleh pemasok yaitu perusahaan penerbangan. Organisasi yang menjadi daya penggerak di balik suatu IOS. Organisasi-organisasi lain disebut peserta IOS.
-          Manfaat ios secara langsung
1.       Efisiensi komparatif,Mitra dagang dapat menyediakan barang dan jasa lebih murah dari pesaing mereka.
2.       Efisiensi internal, perbaikan-pebaikan dalam perusahaan
3.       Efisiensi antar-organisasi, perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan perusaahaan lain.
4.       Kekuatan tawar menawar, kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggan yang menguntungkan dirinya. Kekuatan itu berasal dari tiga metode dasar:
1.       Keistimewaan produk yang unik.
2.       Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian.
3.       Peningkatan biaya peralihan.
                     5.Manfaat secara tidak langsung
·         Mengurangi kesalahan
·         Mengurangi biaya.
·         Meningkatkan efisiensi operasional
·         Meningkatkan kemampuan bersaing
·         Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
·         Meningkatkan pelayanan pelanggan.
                    6.Pertukaran data elektronik (EDI)
                                Adalah Pertukaran Data Elektronik (EDI) adalah transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari computer-ke-komputer diantara beberapa perusahaan. atau pertukaran langsung dokumen-dokumen bisnis dari komputer ke komputer, seperti order pembelian dan order penjualan.
a.       Hubungan EDI yang umum
Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya (supply side) dan kaitan antara perusahaan dengan pelanggan (customer side)
Set transaksi adalah suatu jenis dokumen tertentu seperti faktur.
EDI memungkinkan terjadinya Pengisian Kembali Persediaan oleh Penjual dan Transfer Dana secara Elektronik.
b.      Standar EDI
Standar yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12. Standar Internasional dinamakan EDIFACT.
c.       Tingkat penerapan EDI
1.       Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke
sejumlah mitra dagang yang terbatas.
2.       Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra
dagang, melampaui lini industri.
3.       Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set transaksi yang ditransmisikan ke
banyak mitra dagang, tetapi aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan
pendekatan EDI.
 Tujuan tingkat satu dan dua adalah mengubah dokumen kertas menjadi elektronik.
Pengaruh Penerapan EDI :
- Tekanan Pesaing.
- Kekuasaan yang dilaksanakan.
- Kebutuhan Intern.
- Dukungan manajemen puncak.
d.      Manfaat EDI.
Manfaat Langsung : manfaat yang berasal dari teknologi
Manfaat Tidak Langsung adalah manfaat lain yang dihasilkan dari manfaat langsung.
Hubungan manfaat langsung dan tidak langsung :
- Mengurangi Kesalahan.
- Mengurangi biaya.
- Meningkatkan efisiensi operasional.
- Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
- Meningkatkan pelayanan pelanggan.
                   7. Teknologi perdagangan melalui jaringan elektronik
                              Ada beberapa Pilihan Perdagangan melalui jaringan elektronik, yaitu :
                              Pilihan Teknologi :
1.       Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa
Telekomunikasi
2.        Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI.
3.       Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.
        Kesimpulan
                    Perdagangan atau perniagaan dapat dilakukan menggunakan media elektronik,salah satu sarana yaitu perangkat seperti komputer dan sebuah jaringan yaitu internet,kegiatan ini banyak sekali keuntungan ataupun manfaatnya,karena dengan adanya kegiatan ini kita dapat menjual s ebuah barang atau prodak secara luas,selain itu ada juga kelemahannya,yaitu dalam masalah keamanan dalam bertransaksi dan sering sekali terjadi penipuan.

     Daftar pustaka
·         www.google.com
·         Tya’s blogger
·         http://jwigie.blogspot.com

pendekatan sistem

PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN


Pendahuluan
                Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan
sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi
subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer
bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut
suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai
solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
Pembahasan Pendekatan masalah
            Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
a.      Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Pemahaman ini berorientasi pada suatu perbaikan yang mengalami kesalahan. Kemudian setelah dilakukan perbaikan oleh manajer barulah suatu pembuatan keputusan harus dilakukan kembali supaya mencegah sesuatu yang menyimpang dari yang sedang terjadi atau meminimalkan pengaruh yang yang disebabkan oleh sesuatu yang menyimpang tersebut.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci
            pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu
            masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin
            pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan, keadaan yang diharapkan.
b.      Tahapan dalam pemecahan masalah dengan menggunakan system
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
      pemecahan.



1.      Usaha persiapan
                        Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena
            ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai
            masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
*      Memandang perusahaan sebagai suatu system
*      Mengenal sistem lingkungan
*      Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
2.      Usaha definisi
                        Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau
             akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari
             solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
              a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
  b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu
     3. Usaha pemecahan
                        Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak
        (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.
c.       Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah 

                         Tiap manajer  mempunyai cara pemecahan masalah yang berbeda. Kemudian dapat diklasifikasikan berdasarkan media yang berbeda, medianya sebagai berikut:
a. Penangkapan Masalah
            b. Pengumpulan Informasi
            c. Penggunaan Informasi

Kesimpulan
           
            Dalam pemecahan masalah banyak sekali factor yang diperhatikan,karna dalam pemcahan masalah kita harus melihat sisi negatif dan sisi positfnya agar tidak terjadi kesalahan besar dan berdampak merugikan bagi sebuah perusahaan.

Daftar pustaka:
1.google.com
2.staffsite.gunadarma.ac.id

pendekatan sistem

PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN


Pendahuluan
                Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan
sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi
subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer
bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut
suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai
solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
Pembahasan Pendekatan masalah
            Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
a.      Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Pemahaman ini berorientasi pada suatu perbaikan yang mengalami kesalahan. Kemudian setelah dilakukan perbaikan oleh manajer barulah suatu pembuatan keputusan harus dilakukan kembali supaya mencegah sesuatu yang menyimpang dari yang sedang terjadi atau meminimalkan pengaruh yang yang disebabkan oleh sesuatu yang menyimpang tersebut.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci
            pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu
            masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin
            pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan, keadaan yang diharapkan.
b.      Tahapan dalam pemecahan masalah dengan menggunakan system
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
      pemecahan.



1.      Usaha persiapan
                        Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena
            ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai
            masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
*      Memandang perusahaan sebagai suatu system
*      Mengenal sistem lingkungan
*      Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
2.      Usaha definisi
                        Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau
             akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari
             solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
              a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
  b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu
     3. Usaha pemecahan
                        Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak
        (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.
c.       Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah 

                         Tiap manajer  mempunyai cara pemecahan masalah yang berbeda. Kemudian dapat diklasifikasikan berdasarkan media yang berbeda, medianya sebagai berikut:
a. Penangkapan Masalah
            b. Pengumpulan Informasi
            c. Penggunaan Informasi

Kesimpulan
           
            Dalam pemecahan masalah banyak sekali factor yang diperhatikan,karna dalam pemcahan masalah kita harus melihat sisi negatif dan sisi positfnya agar tidak terjadi kesalahan besar dan berdampak merugikan bagi sebuah perusahaan.

Daftar pustaka:
1.google.com
2.staffsite.gunadarma.ac.id

pendekatan sistem

PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN


Pendahuluan
                Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan
sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi
subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer
bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut
suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai
solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
Pembahasan Pendekatan masalah
            Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
a.      Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Pemahaman ini berorientasi pada suatu perbaikan yang mengalami kesalahan. Kemudian setelah dilakukan perbaikan oleh manajer barulah suatu pembuatan keputusan harus dilakukan kembali supaya mencegah sesuatu yang menyimpang dari yang sedang terjadi atau meminimalkan pengaruh yang yang disebabkan oleh sesuatu yang menyimpang tersebut.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci
            pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu
            masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin
            pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan, keadaan yang diharapkan.
b.      Tahapan dalam pemecahan masalah dengan menggunakan system
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
      pemecahan.



1.      Usaha persiapan
                        Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena
            ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai
            masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
*      Memandang perusahaan sebagai suatu system
*      Mengenal sistem lingkungan
*      Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
2.      Usaha definisi
                        Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau
             akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari
             solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
              a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
  b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu
     3. Usaha pemecahan
                        Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak
        (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.
c.       Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah 

                         Tiap manajer  mempunyai cara pemecahan masalah yang berbeda. Kemudian dapat diklasifikasikan berdasarkan media yang berbeda, medianya sebagai berikut:
a. Penangkapan Masalah
            b. Pengumpulan Informasi
            c. Penggunaan Informasi

Kesimpulan
           
            Dalam pemecahan masalah banyak sekali factor yang diperhatikan,karna dalam pemcahan masalah kita harus melihat sisi negatif dan sisi positfnya agar tidak terjadi kesalahan besar dan berdampak merugikan bagi sebuah perusahaan.

Daftar pustaka:
1.google.com
2.staffsite.gunadarma.ac.id

pendekatan sistem

PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN


Pendahuluan
                Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan
sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi
subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer
bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut
suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai
solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat
tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
Pembahasan Pendekatan masalah
            Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
a.      Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Pemahaman ini berorientasi pada suatu perbaikan yang mengalami kesalahan. Kemudian setelah dilakukan perbaikan oleh manajer barulah suatu pembuatan keputusan harus dilakukan kembali supaya mencegah sesuatu yang menyimpang dari yang sedang terjadi atau meminimalkan pengaruh yang yang disebabkan oleh sesuatu yang menyimpang tersebut.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer
yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci
            pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu
            masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin
            pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan, keadaan yang diharapkan.
b.      Tahapan dalam pemecahan masalah dengan menggunakan system
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
      pemecahan.



1.      Usaha persiapan
                        Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena
            ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai
            masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
*      Memandang perusahaan sebagai suatu system
*      Mengenal sistem lingkungan
*      Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
2.      Usaha definisi
                        Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau
             akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari
             solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
              a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
  b) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam sustu urutan tertentu
     3. Usaha pemecahan
                        Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak
        (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.
c.       Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah 

                         Tiap manajer  mempunyai cara pemecahan masalah yang berbeda. Kemudian dapat diklasifikasikan berdasarkan media yang berbeda, medianya sebagai berikut:
a. Penangkapan Masalah
            b. Pengumpulan Informasi
            c. Penggunaan Informasi

Kesimpulan
           
            Dalam pemecahan masalah banyak sekali factor yang diperhatikan,karna dalam pemcahan masalah kita harus melihat sisi negatif dan sisi positfnya agar tidak terjadi kesalahan besar dan berdampak merugikan bagi sebuah perusahaan.

Daftar pustaka:
1.google.com
2.staffsite.gunadarma.ac.id

Sumbangan aksi mahasiswa terhadap negara

Sumbangan aksi mahasiswa terhadap negara

       Untuk menjadi sebuah negara yang aman dan damai,maka seluruh warga negara harus selalu taat dalam menjalankan peraturan yang telah ditetepkan oleh negara.peraturan yang disediakan oleh negara maka wajib ditaati demi mencapai negara yang kondusif.
      Selain itu sumbangsih dari masyarakat juga dibutuhkan agar negara ini bisa berkembang. Kita sebagai pelajar banyak sekali yang kita bisa berikan untuk negara utuk bisa mengharumkan negara,pelajar memang salah satu harapan bangsa yang diharapkan dapat menjadi penerus dalam mempertahankan negara.
      banyak sekali sumbangan aksi yang sudah diberikan oleh pelajar,diantaranya yaitu mengikuti kegiatan lomba dan memenangkan berbagai macam perlombaan yang diadakan di berbagai negara. selain itu aksi mahasiswa juga banyak yang kegiatanya juga beranfaat bagi negara bahkan bagi dunia.diantaranya yaitu,mahasiswa dapat menjadi wadah dalam penyaluran aspirasi masyarakat,mahasiswa juga dapat menghimpun masyarakat untuk melakukan kegiatan seperti menghimpun masyarakat untuk sadar menanam pohon,dan terkadang mahasiswa menjadi suatu organisasi yang dapat menangani berbagai macam masalah yang bersifat sosial. jadi banyak sekali sumbangsih mahasiswa untuk negara yang terkadang tidak terlihat nyata dihadapan negara. 

TATA KERJA,PROSEDUR KERJA,DAN SISTEM KERJA

TATA KERJA,PROSEDUR KERJA,SISTEM KERJA

                                 TATA KERJA,PROSEDUR KERJA,DAN SISTEM KERJA

        Pengertian tata kerja adalah suatu cara untuk melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil guna atau bisa mencapai tingkat efisien yang maksimal.
Pengertian prosedur kerja adalah tahapan dalam tatakerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik dari mana asalnya dan mau menuju mana,kapan pekerjaan itu harus diselesaikan maupun alat apa yang akan digunakan agar pekerjaan tersebut dapat terselesaikan.
Pengertian dari sistem kerja adalah susunan dari tata kerja dan prosedur kerja yang menjadi satu,sehingga membentuk pola tertentu dalam menyelesaikan pekerjaan.

                                 ANALISIS JABATAN
        Analisis jabatan (job analysis) merupakan suatu proses penggambaran dan pencatatan informasi mengenai prilaku dan kegiatan pekerjaan. Agar praktek manejemen sumber daya manusia bias lebih efektif, pekerjaan harus dipahami dengan jelasbaik oleh perusahaan maupun pelakunya.
Analisis jabatan juga bermanfaat:
• Menyediakan informasi pekerjaan yang realistis bagi para pelamar kerja mengenai kewajiban, kondisi kerja, dan persyaratannya.
• Mengendifikasikan hubungan antara supervisor dan bawahannya.
• Memberikan bantun dalam menentukan kewajiban masing-masing karyawan dan tugas-tugas yang berkaitan.
• Menyediakan landasan informasi yang diperlukan dalam mengambil keputusan mengenai karyawan sesuai Undang-undang Hak Sipil tahun 1964 dan 1991 (Civil Rights Act of 1964 & 1991.
• Dapat membantu perusahaan dalam memenuhi Undang-undanguntuk Warga penyandang Cacat AS Tahun 1990 (Amerika with Disabilities Act of 1990).
• Menentukan arti penting dan wktu yang diperlukan seorang karyawan.
• Dipergunakan sebagai dasar pelatihan, perencanaan karir, dan pengembangan karir.
• Digunakan dalam penentuan nilai relative suatu pekerjaan,dan oleh karena itu bermanfaat untuk memelihara kewajaran upah baik secara eksternal maupun internal.
• Dapat berperan sebagai alat untuk memudahkan desain ulang dan perubahan pekerjaan.
• Dapat mempalancar perubahan organisasi dengan mengenali pengulangan yang tidak perlu selama berlangsungnya merger,akuisis, dan perampingan.
Uraian tugas berperan sebagai bagian dari kontrak tertulis yang mengatur hubungan kerja (employment relationship). Uraian tugas perlu mewakili gambaran yang lengkapdan akurat mengenai tugas-tugas kerja.
• Job title (nama atau sebutan pekerjaan) mendefinisikan suatu kelompok posisi yang dapat saling dipertukarkan (identik) sesuai tugas-tugas penting mereka.
• Departemen atau devisi menunjukan letak pekerjaan dalam perusahaan.
• Tanggal analisis pekerjaan menunjukan kapan urain tugas disiapkan dan apakah harus diperbaharui.
• Ringkasan tugas (job summary),merupakan abstraksi dari pekerjaan.
• Supervisi yang diterima dan diberikan mengindentifikasikan hubungan pelaporan.
• Pelaksanaan kerja mengindentifikasikan kewajiban dan menggaris bawahi tugas pokok yang membentuk suatu pekerjaan.
• Job context berhubungan dengan lingkungan yang melingkupi pekerjaan.
Uraian Pekerjaan (Job Description)
         Dalam prosesnya analisa jabatan akan menghasilkan sebuah uraian jabatan. Definisi dari suatu Uraian Jabatan adalah “ringkasan aktivitas-aktivitas yang terpenting dari suatu jabatan, termasuk didalamnya tugas dan tanggung jawabnya”. Dengan kata lain Uraian Jabatan menjelaskan mengenai apa yang harus dikerjakan, mengapa dikerjakan, dimana dikerjakan dan secara ringkas bagaimana mengerjakannya.
Penulisannya dapat dalam format yang disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing organisasi. Namun secara umum dapat dibagi dalam beberapa kelompok.
• Identifikasi.
Dalam bagian ini dituliskan natara lain: nama jabatan, departemen, divisi, nama pemegang jabatan, nama atasan pemegang jabatan dan hal-hal lain yang dianggap perlu.
•Ringkasan Umum.Disini dituliskan ringkasan dari aktivitas jabatan tersebut. Para Job Analyst sepakat untuk membatasi dengan sekita empat kalimat atau tiga puluh kata.

• Tugas dan Tanggung Jawab yang terpenting.Bagian ini menuliskan lebih detail mengenai pekerjaan tersebut tetapi ringkas. Disarankan untuk menuliskan hanya aktivitas-aktivitas yang menyita lima persen lebih watu bekerja.
•Disclaimer dan Approval Persetujuan pemegang jabatan dan atasannya perlu dicantumkan dengan menandatangani bagian ini. Disclaimer menjelaskan batasan-batasan yang biasanya diperlukan untuk kepentingan legal.

Spesifikasi Jabatan

          Pada dasarnya bagian ini menjelaskan kualitas ata spesifikasi apa yang diperlukan untuk mengerjakan jabatan ini. Ini dikenal dengan “KSA requirement” yang merupakan ringkasan dari:

• Knowledge, jika berkatian dengan aktivitas mental
• Skill, jika berkaitan dengan aktivitas phisik
• Abillities untuk hal yang berkenaan dengan bakat.

Sumber:
• http://aankhabiburrahman.wordpress.com/2010/06/03/definisi-analisis-jabatan/
• http://analisa-jabatan.blogspot.com/2008/06/uraian-pekerjaan-job-description.html